- Orientasinya adalah Orang which is, mau aktivitasnya kayak apapun yang penting untuk dia adalah dengan siapa dia berada, bukan apanya.
- Ketertarikannya bersifat generalis yang artinya, apapun hal yang menarik minatnya cukup dipelajari dengan secukupnya. Tadinya gue kira maksudnya ini adalah Audrey itu kurang konsentrasi. Ternyata menurut Om Toge, gak ada istilah anak kurang konsentrasi, karena sepanjang kegiatan itu menarik perhatian dan minatnya, dia akan konsentrasi. Jadi kalau menurut Audrey selama dia udah ngerti bentuk aftivitas didepannya seperti apa, bagi dia itu udah cukup. Oleh sebab itu, untuk Audrey musti dikenalkan konsep selesai (PR untuk gue!!!)
- Cara pembelajaran Audrey adalah menyimak lewat kuping (bunyi/suara) -- dan apabila infonya sudah masuk ke kepala akan dia lakukan (praktek, kayak ngetes gitu) -- and terakhir quality control, melihat efek dari aktivitas yang dia lakukan.
- Audrey itu emosinya ke luar --> ekspresif , dan kalau udah bete cenderung NGATUR!!
- Terakhir, Audrey itu anak resiko, mmm ini gimana ya ngejelasinnya? Anak resiko itu dia intinya akan pilih yang gak enaknya lebih sedikit supaya dia gak rugi, bukan supaya dapat untung (anak benefit). Masih bingung?
sama dongjadi dia akan lebih pilih untuk gak dapat yang dia mau, daripada dia musti usaha untuk dapat yang lebih enak. Misalkan dia ditawarkan sesuatu hal yang menguntungkan, dia gak berkutik tuh, tapi kalau dia dikasih pilihan yang bikin dia rugi, baru deh dia bertindak untuk menghindari kerugian itu.
Feb 10, 2014
Cerita tentang Ruasdito
Feb 1, 2014
Lone Survivor
Jan 30, 2014
blank
Pengennya apa adanya....
Tapi gak semua hal bisa diceritain.
Somethings are better left unsaid.
I am what i am, gue begini karena Tuhan yang ngizinin
Memberi aja, percaya aja
Apa yang datang dari-Nya pasti akan selalu baik.
Jan 18, 2014
Manado Banjir
Back Again
Saat mau mendarat, pesawatnya goyang terus dan Audrey yang udah bangun tiba tiba mabok udara gituh. Tetiba dia pegang perutnya trus bilang "macuk angin mama", which gue tau itu tanda-tanda dia sakit perut dan sepersekian detik kemudian sukses muntah. Untung banget karena udah pernah sekali dimuntahin Audrey jadi setiap kali duduk di pesawat gue selalu siapin si kantong muntah dalam jangkauan tangan Dannn muntahlah dia di dalam kantong tersebut, walaupun kena baju dikitt sihh...
Begitu mendarat gue dan Audrey disambut pelukan si papa dan Hujaannnnn besaarrrrrr. Pas banget setelah gue masuk mobil langsung blarr blarr ujan deras. Memang sih tadi di pesawat Pilotnya sempat announce bahwa karena jarak pandang yang sempit jadi pesawatnya muter dulu diatas, dalam hati ngarep balik lagi ke Jakarta hohohoho. Agak parno juga naik pesawat berdua doang ama anak dalam keadaan cuaca begitu.
Dec 9, 2013
Cerita Keraton - Sheraton - Abhyagiri - Batik Mirota Yogyakarta
Dec 4, 2013
Travel with baby (2)
Oct 10, 2013
Oct 4, 2013
Travel with baby
And this is how i roll with Audrey, whenever we get chance to travel by plane.... ngeennngggg (eh itu sih bunyi mobil ya, bunyi pesawat kaya apa ya?)
*PERHATIAN : ini berdasarkan pengalaman pribadi ya, ga semua punya pengalaman seperti ini.
- MAKE SURE, yes pake capital, jauh jauh hari sebelum terbang, udah ngomong tuh sama anaknya kalau akan naik pesawat. Better yet, misalnya punya mainan pesawat atau kalau ga ada bikin aja tuh pesawat-an dari kertas seperti yang gue lakukan dan tunjukin ke anak metode kerja pesawat. Waktu gue lakuin ini pertama kali di usia Audrey 2 1/2 bulan, baru sekali diterbangin pesawatnya anaknya cuma "ha hou ha haouuu" secara masih cilik banget kan ya? Gue tipe yang percaya akan komunikasi batin, jadi walaupun secara luar anaknya gue ajak ngomong cuma molor, tapi gue yakin Audrey mengerti akan maksud gue.
- Check jadwal pesawat. Kalau bisa pilih yang kira2 pas jam tidur. BTW, peraturan ini ga berlaku saat anak semakin besar. Semakin kesini gue lebih suka terbang dengan flight pagi, krn saat pagi itu semua orang masih seger, jadi kalau misalnya anak kita rewel, orang sekitartnya cuma senyum - senyum. Lain dengan penerbangan malam dimana semua orang udah mulai capek, dan kalau anak kita ga mau diem boro boro disenyumin, dijudesin iya.
- Check availability kursi pesawat. Untuk bayi suka disarankan duduk di aisle, atau di kursi paling depan, ini khusus G*****A karena akan dapat baby cradle yang suka dipasang di depannya itu lho. Tapi, lagi2 itu cuma ada untuk penerbangan 3 jam ke atas, kalau cuma ke bali gak dapet. Gue sendiri ga suka duduk di paling depan, gue lebih seneng duduk di belakang karena : dekat kamar mandi, kursi samping2 kita suka kosong dan bikin tempat jadi lega, deket dengan ruangan pramugari, jadi kalau ada apa apa bisa minta tolong, dan bayinya suka diajak main juga lho. Nah, untuk airline yang bukan si huruf G ini agak2 percuma sih ya kalau milih tempat secara suka berebutan gitu. Kalau ini terjadi, saran gue bersikaplah
dramatis dan histeris, niscaya kepentingan kita akan didahulukan oleh pramugari dan pramugara. Aminn yang panjang. - Waktu pertama kali mau naik pesawat, concern gue adalah kuping yang mindeng. Disarankan pada saat take off itu bayi dalam keadaan tidur, kalau ga tidur kasih ASI, dalam kasus gue kasih sufor ya secara udah ga nyusuin waktu itu. Nah kalau ga mau juga, atau susu udah keburu abis padahal pesawatnya masih setengki take off-nya, saran terbaik gue adalah tutup kuping anak dengan tangan. Yep, bukan kapas atau penutup kepala, tapi cukup dengan tangan. Kenapa????? Dengan tangan itu kita akan lebih mudah posisinya untuk menggendong, karena saat take off itu posisi bayi harus dalam keadaan duduk. Dan kedua, saran ini gue denger dari seorang pilot, katanya lebih safety pakai tangan karena.... gue lupa alasannya kenapa. JRENGGG.
- Barang bawaan, nah ini yang paling penting. Semakin sedikit barang bawaan kita, maka semakin enggak capek lah kita gendong2 anak. Setiap gue pergi, gue tetap bawa dua tas. 1 tas bayi dan 1 tas tenteng gue sendiri. Isinya? Jangan sedihh, tas tenteng gue isinya cuma mainan bayi, dompet, hp+tab dan tissue basah. Perintilan lainnnya disembunyikan dulu di koper, daripada lipstik gue jatuh ngegelinding (yep, pernah kejadian dan ga tau ngegelindingnya kemana :(). Untuk tas bayi ya standartlah, baju ganti, pempers, botol air panas, kotak susu dsb. Untuk lokal penerbangan, boleh bawa termos sendiri soalnya suka rempong kalau nungguin pramugari dateng. Tapi untuk international, minta aja cussss, ga tau kenapa kalau international lebih baby friendly orang-orangnya. No offense, but it's true. Oiya, plis note ya bawa tissue yang banyak, berguna banget saat dimuntahin bayi. JRENGGG lagi.
- STROLLER. Hmm, nah ini yang suka bikin dilematis. Antara masuk ditenteng sampai boarding, atau masuk bagasi? FYI, seandainya kalian mau titip stroller saat boarding, ujung2nya dimasukin bagasi juga kok... From my personal experience, 2 kali stroller gue pegangannya ada yang copot saat gue pakai metode titip boarding. Mungkin karena taronya belakangan, saat ambil dari dalam bagasi mereka asal gitu main lempar aja. Mau complain tapi udah nyerah, bingung complainnya sama siapa. Tanya sama temen gue yang kerja di angkasa pura, katanya bukan salah airline, karena untuk pengambilan barang di bagasi terkadang dilakukan sama orang lapangannya. BUKAN dari AIRLINE. Denger begitu ya udahlah pasrah aja daripada keburu tarik urat capek. So, based on that, gue lebih suka stroller di wrap plastik di tempat bagasi sebelum check in, aman rapih dan bersih karena tertutup plastik.
- Last but not least, sangat disarankan untuk para mamah, bunda, ibu, papa, ayah de es be MINUM VITAMIN!!! Capek pooollll soalnya booo, sayangkan kalau sampai di tempat holiday malah teler karena capek.
That's how it is, sekali lagi ini berdasarkan pengalaman pribadi yah... Many other parent may have different experience than this.
Sep 26, 2013
Toilet training Audrey
- Yang pertama kali musti disiapkan itu adalah mental mamanya. Musti siap mental capek, mental kecewa, mental cucian banyak, mental sewot karena 1 kali berhasil dan kali berikutnya enggak, dan mental perasaan dengan anak yang paling penting.
- Entah diusia berapa kalian memutuskan untuk toilet training, sebaiknya dimulai saat mamanya sudah yakin mau mencoba, hal hal seperti ini ga bisa setengah - setengah, bikin capek sendiri. Di kasus Audrey, gue mulai persis di usia 22 bulan.
- Jauh - jauh hari sebelum due date untuk melepas pempersnya, gue udah sering banget ngiklan soal keperluan pipis dan pup di wc. Misalnya gue ajak ngomong pas lagi mandi, "Audrey, ini wc tempat buat pipis dan pup, suatu saat Audrey akan lepas pempers, dan mulai pipis dan pup di wc seperti mama dan papa". Jawaban Audrey tiap gue ajak ngomong gitu adalah.... nyiram gayung ke baju gue, jrenggg.... Gak mudah putus asa, tiap ada kesempatan selalu gue iklanin fungsi wc itu apa, sebodo deh anaknya ngerti apa enggak sama kalimat gue.
- Kalau bisa, sebaiknya 3 hari pertama anaknya jangan dibawa jalan- jalan dulu, ribet cuy kalau dibawa jalan-jalan, gue orangnya kan ga mau rempong hohohoho
- Untuk kasus Audrey, niat awalnya gue mau dudukin dia 1 jam sekali di wc. Apakah berhasil? Ooo... tentu tidak. Yang ada 1 jam itu kelewatan karena gue asyik nonton TV, atau sebelum jam yang gue tentukan anaknya udah keburu pipis, belum karena lupa. Jadi ujungnya, gue cuma dudukin dia di wc kalau gue inget atau malah cuma gue tanya, "mau pipis ga?.
- Saat Audrey pipis ga di wc, gue selalu ajarkan dia untuk ambil lap pel dan lap bekas pipisnya. Sedikit saran, jangan marah atau mengkritik ketika dia pipis sembarang, tapi encourage dia untuk yakin suatu saat dia akan bisa pipis di wc.Point no 6, yang paling penting nih... harus punya hubungan PERCAYA dengan anak. Setelah kira2 1 minggu gue ga berhasil untuk pipisin dia di wc tepat waktunya, tiba tiba dia manggil gue dan bilang "ma, pipisss". Awalnya gue anggep angin lalu, dan malah gue suruh dia "pipis aja disituu" (self toyor, waktu itu lagi sibuk baca novel, nanggung). Trus dia malah pasang muka melas, dan bilang lagi "pipis pipis pipis". Dengan setengah hati gue tutup itu novel, trus ya gue angkat dan dudukin dia di WC. Seperti yang gue kira, dia cuma duduk di wc dan ngoceh2 sendiri. Tapi 1 menit kemudian, apa yang terjadi seterusnya? Anak saya pipiss dengan gemilang di wc. Terharuu bangett, langsung nelpon suami yang udah di kantor kasih tau kemajuan toilet trainingnya.
- Dihari yang sama, Audrey 3 kali pipis di wc dan 1 kali pup di wc, dan 1 kali pipis sembarang. Untuk 2 hari setelahnya pun masih sama, ada yang berhasil pipis di wc atas permintannya, dan ada juga yang tiba-tiba ngocor sendiri.
- Saat pertama kali gue coba jalan-jalan ga pakai pempers itu gue cuma bawa Audrey belanja sekitar 2 - 3 jam perjalanan, dan anaknya 1 kali pipis setelah gue tanya.
- Ajaibnya, setelah Audrey mengenal akrab pipis dan pup di wc, setiap tidur siang atau tidur malam, dia pun ga pernah pipis/ngompol. Awalnya gue masih pakein dia diapers saat tidur siang dan malam, tapi tiap gue cek selalu kering diapersnya. Dan baru malam ini gue mencoba untuk tidak memakaikan diapers saat Audrey tidur malam. Tes aja, percaya saja, memberi saja...
- Berterima kasihlah pada sang Anak saat dia berhasil pipis atau pup di wc, karena itu berarti mengurangi kerepotan kita kan.
Sep 25, 2013
Jadi ceritanya...
- Nona cilik sudah lulus toilet training dengan gemilang. Rasanya pengen nepuk bahu sendiri saking terharunya.... Agak sedikit menyesal, kalau tau gampang begini kenapa ga lebih cepet ya? (kumat sotoynya, ngumpulin mental duluuu kalihh).
- Udah 3 bulan nih lepas KB, mau usaha untuk kasih adik, semoga cepet dikasih ya Tuhan.
- Sedang ada masalah keluarga yang agak2 bikin males ngetik, tapi semoga masalah ini malah mempererat keluarga cilik kami. Tinggal pintar - pintar memaknai fakta yang sedang terjadi itu berkah atau musibah.
- Walaupun udah lamaaa banget ga baca2 milis parenthink, tapi tetap aku padamu kok om Toge!
- Kangen Jakarta (like always)
- Terpikir untuk nyari kerja disini, tapi kerja apakah yang cocok?
- MUSTI KUDU RAJIN NGETIK DISINI
- MUSTI KUDU RAJIN NGETIK DISINI
- MUSTI KUDU RAJIN NGETIK DISINI (3x biar afdol)
- Pengen banget ngikut pilates, tapi ga ada disini. Tau akan stay disini dulu belajar pilates ya, biar bisa dijual ilmunya disini
- Sedang berusaha membangun rumah kecil disini, semoga sejahtera kami didalamnya.
- Lagi baca series A song of fire and ice, ituloh asal muasalnya Games of Thrones yang diproduksi HBO. Ternyata secara literatur bahasa, bagussss bangettt bukunya... Serasa baca buku sejarah yang difiksikan, padahal sih emang cuma karangan indah penulisnya.
- Mau lepas BB, mau pakai IOS aja, tapi tapii galau juga kalau ga ada bb
- Abis nonton insidious, chapter 2. Dan gara2 inget abis nonton film ini, langsung mau ngumpet aja di balik selimut.
Jul 21, 2013
Kelakuan
Jul 4, 2013
Liburan
Zuuppeerrr Excitedddd !!!!
Rencanaa mau liburan keluargaa bersamaa.. Iya, liburan! Bukan colongan pergi ngintil kerjaan suami. Tapi beneran liburan yang artinya suamih cutyyy.... Hihihi seneng banget krn terakhir liburan bersama itu ke bali maret tahun laluu. Tahun ini juga masih lokal sih... Kayaknya kok blm sanggup kalau mau yang nonlocal bawa Audrey, belum sanggup di pesawatnya.... Turun dari manado - jakarta 3 jam aja udah senggol bacok bawaannya (capekk kakakkkkkk), lagi usia serba nanggung sih, dipangku udah sempit gak mau diem, beli tiket sendiri belum bolehh....
Persiapan mental kali ini cuma tekad ngasih makan yang banyak ke Audrey, bela belain beli vitamin yg sebenernya agak ragu mau kasih, tapi daripada ujungnya jadi manyun di kamarr? Dan ga tau kenapa hari ini malah mencret, hiks langsung jejelin L-bio. Maaf deh nak, bukan mau ngasih yg kimia, tapi km juga ga mau kan gagal liburan cuma krn salah makan...
Secara anaknya udah mulai besar, jadi yg di browsing bukan lagi tempat2 hits, tapi dimana tempat yg ada permainan anak2nyahh... Yaakkk nasib deh, udah beginii yg diutamain tetep kesenengan anak.
Ok cukup deh, masih mau browsing tempat liburannya nih...
Jun 13, 2013
Dilema radang tenggorokan
Standart obat audrey sih masih seputaran tempra (1,2 ml), histrine (0,25 ml), dan mucopet 10 tetes. Lewat 2 malam lsg ga panas lagi, tinggal pilek dan batuknya aja. Tapi gue sebenernya agak feeling kalau penyakitnya ini agak parah krn flu nya lebih hebat dari yg biasa, cuma gue males check ke dokter secara udah ga panas lagi hohohohoho...
Sampaaaaiiilah kita pada hari selasa kemaren yg tiba-tiba jam 6 sore audrey muntah! Padahal siangnya abis ngeceng di gallery street pim dan si anak bocah ini ga mau diemjalan kesana kemari (shock kali ya liat mall segeda dan sedingin itu). Habis muntah disusul dengan panas yg gue yakin lebih dari 37 derajat. Untung gue selalu bawa persediaan obat, jadi langsung tempra cuss.... Sayang gue ga bawa termometer jadi ga tau pasti suhunya berapa.
Pagi hariiii... Begitu bangun badannya audrey masih panas dan lesuuuuu bangett, so gue putuskan untuk temu kangen dengan dokter cantik Yovita Ananta di rspi yang mengvonissss kalau audrey itu kena radang tenggorokan dan dikasih antibiotics fixiphar 2 kali sehari 1,5 ml. Well, mengingat dokter ini sangat RUM sekaliii, berarti si AB ini memang sudah harus dikasih ajaa... Jadi ga pikir 2 Kali, ga pake tanya kanan kiri, ga pake browsing lagi langsungg kasih obatnya. Kata tante Dokter, tenggorokannya memang merah, dan amandelnya bengkak, dalam hati ini sih penyakit emaknya (gue) bangett zzzzzzz....
Kasiaann banget liat si anak sakit, bawaannya lesu melulu... Dan sampai 2 malam berikutnya itu badan ga turun-turun panasnyaahh. Semalem puncaknya sampai di 38,2 derajat. Sebenernya kata dr Yovita tempra dikasih kalau 38 aja, tapi gue di 37,5 udah gue kasih. Kenapa? Krn gue merasa daya tahan tubuh panasnya Audrey ga sampai segitu. Dan bener aja, begitu sampai di 38,2 itu anak lsg bangun dari tidurnya, ngigo nangis nangis nyari gue "mama....mama...mmaaaammmmmaa" padahal gue ada disampingnya melukin diaa... Untungnya ga berapa lama panasnya berangsur turun dan pagi ini bangun badannya ga panas sama sekaliiii (30 second victory dance). Mudah-mudah si virus radang ini udah kabur ke pantai sebrang.
Sayangnya kejadian ini mengakibatkan ga bisa tour de mall (wakkkssss) di jakarta hiks.... Padahal niatan gue di jakarta mau bawa audrey ke lollipop, playpark etc,etc,etc alhasil cuma maen di taman bermain rumah ompung ajaa di cineree....
Cepat sembuh ya nakk, kita jalan jalan lagiiihh nantii...
May 16, 2013
Anakku 18 bulan
May 13, 2013
Tips before you go dive
- Untuk rambut, sebelum diving dimulai, sebaiknya rambut dalam keadaan setengah basah dan dikepang. Kenapa? Krn ternyata rambut yang terjalin halus akan membuat air laut susah untuk meresap ke dalam helaian rambutnya. Sebelum dikepang, dibalur dulu deh tuh sama body shop brazil nut define and no frizz leave in conditioner. Sebagai pelengkap, tutup ya rambutnya dengan hood. Alasan gue pake hood, karena gue orangnya agak parno, takut sama binatang2 kecil yang suka nyangkut di rambut.
- Dari rambut turunn lah ke muka. Untuk muka gue pakai Nivea Sun Immediate sun protection dengan 50spf. Di note ya, sunblock muka sebaiknya dipakai 20 menit sebelum nyemplung. Kenapa? Karena kalau belum menyerap, saat terkena air bisa bikin perih mata. (kata instruktur yak, bukan kata gue)
- Nah, baru deh terakhir body yang dibalur sama Sunblock Watersport yang spfnya juga 50. Tapi karena gue pake wetsuit juga, jadi gue cuma focus pemakaian sunblock ke punggung dan leher.
- Udah kelar semua, buru-buru deh tuh rambut dikeramas pakai shampoo biasa aja, nanti kalau adayang ngeringkel-ngeringkel, semport pake Loreal anti dry frizz.
- Untuk muka, gue cuma pake body shop aloe shooting day cream. Disarankan untuk pakai cream yang banyak mengandung aloe vera-nya, karena air laut menyebabkan kulit kering.
- Dan last but not least, untuk badan, gue pakai Vaseline aloe fresh yang warna hijau ituu lhooo dan rasanya bikin adem, dingin, nyegerin banget
May 3, 2013
blood (not) related
"Friends can help each other. A true friend is someone who lets you have total freedom to be yourself -- and especially to feel. Or not feel. Whatever you happen to be feeling at the moment is fine with them. That's what real love amount to -- Letting a person be what he really is" -- Jim Morrison
"Sometimes being a friend means mastering the art of timing. There is a time for silence. A time to let go and allow people to hurl themselves into their own destiny. And a time to prepare to take up the pieces when it's all over" -- Octavia Butler
Randy dan Anessa Pijoh
Death and Memory
Apr 17, 2013
Manado April 2013 .... (1)
Just had an amazing getaway
April ini, my close friend datang ke manado. Seneng bangett ngett ngettt rasanya, dan berterimakasih sama suami yang bersedia rumahnya direcokin sama pere pere seperti mereka. Belum ditambah sama opungnya Audrey yang ikut diboyong special kesini untuk jagain Audrey selama mamanya having one of the best time of her life. So here is the stories...
Day 1
Telat dikit jemput cewek cewek ini soalnya nyuapin Audrey makan dulu, tapi gpp juga karena mereka pada sibuk foto - foto di bandara Sam Ratulangi. Cipika Cipiki, dan keribetan masukin koporr akhirnya duduk deh pada di dalem mobil dan kita segera jalan menuju first stop, which is....
Yep, secara Kobe kerja di Mcd dan dia penasaran sama isinya, jadilah their first food ituh Fastfood. zzzzz banget ga sih? After that we go shopping for groceries and meet randy and mom di seputaran mega mas situ. Ya lumayan deh, not bad start untuk mereka. Dan ini foto kita di malam pertama...
| cut, kobe, randy, audrey, nessa, gabby, devon |
Day 2
Seperti yang ada di initiery, hari kedua kita menuju Bukit Kasih. Bukit kasih ini konon katanya punya 2543 anak tangga untuk sampai ke puncaknya. Opungnya Audrey udah pernah naik kesana, tapi gue belum, secara saya itu kan ya, ehm,
| baru 1/4 jalan |
| muka masih seger banget |
| and here we are, reach the final step |















